Jun
19

Pentingnya Makan Malam Bagi Pelaku Diet

Bagi pelaku diet yang ingin menurunkan berat badan, melewatkan makan malam hingga harus kelaparan saat malam hari adalah hal yang biasa dilakukan. padahal kenyataannya berat badan tetap saja stabil tidak kunjung turun seperti yang diharapkan.

menurut spesialis gizi klinik di Siloam Hospital, untuk tujuan mengurangi berat badan, tetap harus makan tiga kali sehari, makan pagi, makan siang, makan malam.

apabila tidak makan malam, maka tubuh akan memproses secara otomatis membuat metabolisme tubuh melambat, yang akibatnya pembakaran kalori juga tak segiat biasanya.

maka daripada itu agar diet dan kebutuhan tubuh akan makanan terpenuhi, perlu adanya masukan yang kaya serat dan protein semisal sayur dan buah. makan malam penting supaya tetap terjadi proses yang dinamakan basal metabolic rate jadi saat badan rileks dan istirahat tetap terjadi pembakaran kalori.

nasi-pecel-sego-pecel-sambel-pecel-pecel-madiun-sambel-pecel-madiun-sego-pecel-madiun-madiun-makanan-khas-madiun

Jun
02

Sakit Usus Buntu: Penyebab, Diagnosa, Pengobatan dan Komplikasi

Penyebab

Penyebab Sakit Usus Buntu ini belum diketahui dengan pasti sehingga pencegahannya juga belum diketahui, tapi sebagian besar diperkirakan terjadi akibat tersumbatnya ‘pintu masuk’ menuju usus buntu oleh:

• Tinja.

• Kelenjar getah bening yang bengkak dalam dinding usus. Pembengkakan ini biasanya berkembang setelah terjadi infeksi saluran pernapasan atas.

Penyumbatan tersebut akan menyebabkan terjadinya inflamasi dan pembengkakan. Tekanan akibat pembengkakan akan memicu pecahnya usus buntu.

Diagnosis Sakit Usus Buntu

Gejala-gejala yang identik dengan peradangan usus buntu terkadang hanya ditemukan pada sebagian penderita dan cenderung mirip dengan penyakit lain sehingga sulit didiagnosis. Letak usus buntu pada tiap orang yang bisa berbeda-beda juga dapat mempersulit proses diagnosis. Ada yang terletak di bagian lain, misalnya pada panggul di belakang usus besar atau di belakang hati.

Dokter biasanya akan menanyakan gejala-gejala Anda sebelum mengadakan pemeriksaan-pemeriksaan berikut:

• Pemeriksaan fisik untuk mengonfirmasi rasa sakit pada perut. Bagian di sekitar usus buntu (perut kanan bawah) akan ditekan secara perlahan-lahan.

• Tes darah untuk memeriksa jumlah sel darah putih yang mengindikasikan adanya infeksi.

• Tes urin untuk menghapus kemungkinan adanya penyakit lain, misalnya infeksi saluran kemih atau batu ginjal.

• CT scan atau USG untuk memeriksa usus buntu Anda bengkak atau tidak.

• Pemeriksaan organ intim dan tes kehamilan untuk wanita yang belum menopause untuk menghapus kemungkinan adanya penyakit yang berhubungan dengan organ kewanitaan.

Pengobatan Sakit Usus Buntu

Langkah pengobatan utama untuk Sakit Usus Buntu adalah lewat operasi usus buntu atau yang dikenal dengan istilah apendektomi. Menjalani operasi jauh lebih aman daripada menunggu hasil konfirmasi adanya peradangan usus buntu karena risiko pecahnya usus buntu akan bertambah. Sama seperti semua operasi, apendektomi tetap memiliki risiko seperti terbentuknya infeksi luka operasi serta pendarahan. Tetapi operasi ini memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi dan jarang menyebabkan komplikasi jangka panjang. Ada dua jenis apendektomi yang dapat dilakukan, yaitu operasi laparoskopi dan bedah sayatan terbuka. Keduanya dilakukan dengan pembiusan total. Operasi pengangkatan usus buntu lewat Laparoskopi lebih banyak dipilih, terutama untuk pasien manula atau yang mengalami obesitas. Laparoskopi hanya membutuhkan beberapa sayatan kecil pada perut untuk mengangkat usus buntu. Karena itu, masa pemulihan pasien akan jauh lebih cepat. Pasien biasanya akan diizinkan pulang setelah beberapa hari atau bahkan 24 jam.

Tetapi tidak semua penderita usus buntu dapat menjalani operasi laparoskopi, misalnya karena usus buntu sudah pecah atau infeksinya yang sudah menyebar. Jika ini terjadi, penderita membutuhkan prosedur bedah sayatan terbuka untuk mengangkat usus buntu sekaligus membersihkan rongga perut.

Proses operasi ini membutuhkan masa pemulihan selama satu minggu sebelum pasien diizinkan pulang. Pasien biasanya dapat kembali beraktivitas normal dalam 2-3 minggu, tapi sebaiknya menghindari aktivitas berat setidaknya selama 1,5-2 bulan setelah operasi. Pemantauan masa pemulihan juga sangat penting. Segera hubungi dokter atau rumah sakit tempat Anda dioperasi jika Anda mengalami gejala-gejala infeksi seperti muntah-muntah, rasa nyeri dan pembengkakan yang semakin parah, demam, luka operasi terasa panas, atau ada cairan yang keluar dari luka operasi.

Sakit Usus Buntu juga bisa menyebabkan gumpalan atau benjolan pada usus buntu yang terdiri dari jaringan usus buntu dan lemak. Benjolan terbentuk karena upaya alami tubuh untuk mengobati penyakit ini. Dokter biasanya tidak menganjurkan Anda untuk segera menjalani operasi. Anda akan diberikan antibiotik selama beberapa minggu agar infeksi gumpalan usus buntu berkurang sebelum dioperasi.

Komplikasi Pecahnya Usus Buntu

Sakit Usus Buntu yang tidak diobati memiliki risiko untuk pecah dan dapat mengancam jiwa. Segera hubungi rumah sakit jika sakit perut Anda mendadak makin parah dan menyebar ke seluruh perut. Ini mengindikasikan kemungkinan pecahnya usus buntu yang dapat menyebabkan beberapa komplikasi seperti peritonitis dan abses. Abses merupakan kantong kumpulan nanah yang menyakitkan. Komplikasi ini muncul sebagai usaha alami tubuh untuk mengatasi infeksi akibat usus buntu yang pecah. Penanganannya dilakukan dengan penyedotan nanah dari abses atau terkadang dengan antibiotik. Jika ditemukan dalam operasi, abses dan bagian di sekitarnya akan dibersihkan dengan hati-hati dan diberi antibiotik. Peritonitis adalah infeksi akibat bakteri yang menyebar ke selaput yang melapisi perut bagian dalam atau peritoneum. Gejalanya meliputi sakit perut yang parah dan terus-menerus, muntah, detak jantung cepat, demam, daerah perut yang bengkak, serta napas pendek dan terengah-engah. Komplikasi ini biasanya ditangani dengan pemberian antibiotik dan operasi pengangkatan usus buntu

Semoga kita semua terhindar dari sakit usus buntu ini

RS MOJOSONGO MURAH CEPAT AMAN

Jun
02

Sakit Usus Buntu dan Gejalanya

Pengertian Sakit Usus Buntu

Usus buntu adalah organ berbentuk tabung kecil dan tipis berukuran 5-10 cm yang terhubung di usus besar (tempat tinja terbentuk). Tidak ada yang tahu kenapa kita memiliki usus buntu dan pengangkatannya pun tidak memengaruhi kesehatan. Tetapi jika mengalami pembengkakan dan peradangan, sakit usus buntu atau apendisitis dapat menyebabkan komplikasi serius.

Stomach_colon_rectum_diagram-en.svg

Sakit Usus Buntu merupakan yang umum dan paling sering ditemukan pada kalangan muda yang berusia 10-20 tahun. Tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa penyakit ini bisa menyerang siapa saja. Periksakan diri ke dokter jika Anda mengalami sakit perut yang perlahan-lahan makin parah.

Gejala Sakit Usus Buntu

Sakit perut yang mengindikasikan penyakit ini biasanya berawal di perut bagian tengah. Pada awalnya, rasa sakit itu datang dan pergi. Beberapa jam kemudian, rasa sakit akan berpindah ke perut kanan bawah (tempat usus buntu berada) lalu bertambah parah dan terus terasa.

Rasa sakit juga akan bertambah parah saat terjadi penekanan pada bagian itu atau saat Anda batuk atau berjalan. Beberapa gejala lain yang dapat menyertai sakit perut tersebut antara lain:

•             Kehilangan nafsu makan.

•             Pembengkakan pada perut.

•             Tidak bisa buang gas.

•             Mual dan muntah.

•             Konstipasi atau diare.

•             Demam.

•             Sakit saat buang air kecil.

•             Kram perut.

Sakit Usus Buntu sering disangka sebagai penyakit lain, seperti keracunan makanan, sindrom iritasi usus yang parah, konstipasi biasa, dan infeksi saluran kemih. Wanita muda juga sering mengira gejala penyakit ini berhubungan dengan kandungan, seperti kehamilan ektopik atau nyeri menstruasi.

Konsultasikan kepada dokter jika Anda mengalami sakit perut yang perlahan-lahan makin parah. Segera kabari jika sakit perut Anda tiba-tiba bertambah parah dan menyebar ke seluruh perut. Ini mengindikasikan kemungkinan pecahnya usus buntu yang dapat menyebabkan peritonitis (infeksi serius pada lapisan perut sebelah dalam).

May
27

Cara Sederhana Melawan Alergi

Orang yang mudah alergi, biasanya mudah bersin ketika berdekatan dengan penyebab Alergi. diIndonesia alergi banyak sebabnya, dari debu yang berterbangan sampai serbuk sari bunga yang ada di sekitar kita. ada beberapa cara sederhana yang bisa dicoba untuk mengurangi akibat alergi tersebut.

Olahraga

Olahraga itu sendiri tidak akan menyembuhkan alergi. Namun aktivitas fisik terutama lari diketahui dapat meredakan beberapa gejala alergi.

Sebuah studi yang dipublikasi di Asian Pacific Journal of Allergy and Immunology pada tahun 2013 menemukan bahwa setelah berlari 30 menit gejala seperti bersin-bersin, meler, dan gatal di hidung bisa berkurang lebih dari 70%. Peneliti yakin efek ini didapat karena olahraga kardio mampu menenangkan protein inflamasi yang ada di salurah hidung.

“Olahraga menstimulasi sistem imun untuk melindungi diri dari alergi,” kata dr Gentle.

Makan coklat

Jika Anda suka makanan manis dan memiliki alergi, maka mengonsumsi coklat adalah pilihan yang tepat. Alasannya karena kandungan kokoa dalam coklat memiliki properti antialergi.

Studi tahun 2013 di Frontiers of Pharmacology melihat polifenol pada kokoa sebagai senyawa antioksidan yang kuat dan antialergi potensial. Oleh karena itu ketika seseorang mengonsumsi coklat secukupnya (mengonsumsi minimal 70& kokoa) maka reaksi alergi akan berkurang.

Jaga stres

Bagaimana tubuh menghadapi stres dapat berdampak secara signifikan terhadap reaksi alergi yang mungkin terjadi. Hal ini karena stres dapat melemahkan sistem imun dan meningkatkan inflamasi sehingga risiko serangan alergi pun bertambah.

Tentunya semua alternatif yang telah disebutkan diatas dapat membantu alergi tapi bisa hilang manfaatnya bila seseorang tak pandai mengelola stres.

Penyebab-Kucing-Bersin

May
10

Bahaya Memencet Jerawat

cara-menghilangkan-bekas-jerawat-ampuh Saat muncul jerawat di wajah, beberapa orang tergoda untuk memencetnya. Alasannya jerawat tersebut sudah ‘matang’ sehingga pemencetan akan membuat jerawat lebih cepat sembuh. Padahal umumnya dokter tidak menyarankan Anda untuk melestarikan kebiasaan memencet jerawat.
Dokter kulit dan bedah kosmetik di New York dan Long Island, dr Cameron Rokhsar, mewanti-wanti memencet jerawat bisa merusak kulit. Yang lebih parah, memencet jerawat bisa memicu infeksi dan bahkan bekas luka permanen yang sulit diatasi.
Jerawat sendiri sebenarnya seperti tas yang isinya sebum, bakteri dan sel kulit mati. Karena itu dengan memencet jerawat, maka isi ‘tas’ dipaksa keluar yang akhirnya malah menimbulkan ititasi dan membuat jerawat makin memburuk.
Di dalam jerawat terdapat cairam. Jika jerawat dipencet, cairan ini bisa lebih dalam masuk ke folikel rambut. Inilah yang bisa mengakibatkan infeksi. “Memencet tidak akan menjadikan jerawat jadi kurang terlihat, tapi malah memicu iritasi,” tegas dr Rokhsar.
Sementara dr Michelle Rodriguez, dokter kulit di St Vincent’s Hospital Melbourne menyebut alasan lain agar tidak memencet jerawat adalah untuk menghindari perubahan warna di kulit. Jika daerah yang berjerawat dipencet-pencet maka kulit bisa mengalami penggelapan.
Terkait keberadaan jerawat, dr Rokhsar menjelaskan ada tiga faktor pembentuknya yakni kelebihan minyak, sel kulit mati dan penumpukan bakteri. Pada kulit, terdapat pori-pori yang memungkinkan dilewati keringat dan sebum (zat berminyak yang diproduksi untuk melumasi kulit dan rambut). Jika pori-pori ini tertutup sebum, kulit mati dan bakteri, maka jerawat akan terbentuk.
Hormon juga bisa berpengaruh pada kemunculan jerawat. Misalnya pada seseorang yang sedang pubertas, terjadi peningkatan kadar hormon yang membuat kulit dan rambut jadi lebih berminyak. Karena itu, peluang pori-pori menjadi tersumbat pun lebih besar.
Nah biasanya di usia 20-an tahun, hormon sudah lebih stabil, sehingga peluang tertutupnya pori-pori oleh minyak berlebih juga berkurang. Itu makanya jerawat cenderung tidak sebanyak saat memasuki masa pubertas.
Jadi jika Anda memiliki jerawat, jangan tergoda untuk memencetnya ya. Sesuatu yang putih seperti nasi di dalam jerawat biasanya bisa keluar sendiri tanpa perlu dipencet. Nah, jika jerawat terlihat begitu besar dan menyakitkan ataupun bertambah banyak, ada baiknya berkonsultasi ke dokter. Biasanya dokter kulit bisa membantu menyingkirkan jerawat dengan cara yang aman.
“Dokter bisa memberikan suntikan untuk mengurangi peradangan,” kata dr Rodriguez.
Penanganan jerawat secara medis pun bervariasi, meliputi pemberian obat-obatan, terapi laser, hingga saran untuk mengubah gaya hidup.
Sementara itu untuk penanganan sendiri di rumah, Anda bisa mengandalkan handuk hangat. Ini merupakan tips yang disampaikan Adnan Nasir, MD, PhD, Direktur Dermatologi di Wake Research Associates.
Caranya, rendam lap handuk dengan air panas kemudian tempelkan dengan agak menekan jerawat dengan handuk tersebut selama satu menit di malam hari. Panas yang disalurkan dari lap handuk bisa membantu mencairkan sebum berminyak yang terdapat di pori-pori kulit. Setelah mengompres jerawat dengan air panas, oleskan krim yang mengandung sepuluh persen benzoil peroksida guna membunuh bakteri dan membantu mengeringkan area jerawat.
Langkah selanjutnya, tutup jerawat dengan kasa dan plester. Tujuannya untuk memastikan bahwa benzoil peroksida bisa bekerja dengan maksimal sepanjang malam. Menurut Nasir, keesokan harinya kondisi jerawat bisa lebih baik 50 sampai 75 persen.

http://health.detik.com.

 

Apr
26

Beberapa Kebiasaan Yang Bisa Membuat Berat Badan Naik

Pada banyak orang dengan perut buncit, pemilihan makanan yang sembarang yang mengarah pada kuantitas makan yang tak terkendali menjadi kambing hitam permasalahan tersebut.Padahal tanpa disadari, ada beberapa kebiasaan yang beresiko meningkatkan berat badan. Diantaranya adalah:

Mengandalkan makanan fitnes. Diet makanan fitnes berarti makan makanan yang dirancang untuk orang yang ngeGym, dimana makanan tersebut rendah lemak dan karbo tapi tinggi protein. akan tetapi menurut penelitian  jikalau terlalu mengandalkan makanan jenis ini malah akan mengurangi keefektifan diet atau usaha penurunan badan. Saat orang mengandalkan ‘makanan fitness’, mereka akan berpikir tidak perlu latihan lebih keras untuk mencapai tujuan mereka. Padahal, rutin berolahraga mutlak diperlukan untuk menurunkan bobot

Main Internet berlebihan. berinternet seringkali membuat orang lupa waktu, apalagi kalau jaringan internet lancar dan tersedia cemilan. kombinasi antara duduk diam tidak banyak bergerak dan terus makan cemilan berkalori tinggi adalah kunci utama dalam penumpukan lemak tubuh. apalagi kalau hal ini dilakukan di malam hari, yang kemudian disambung dengan tidur, bukan aktivitas fisik lainnya.

Menjadi Perokok Pasif. Perokok pasif adalah orang yang terkena dan menghisap asap rokok orang lain. Studi yang dipublikasikan di American Journal of Physiology: Endocrinology and Metabolism, paparan asap rokok pada perokok pasif  memicu perubahan sel yang membuat berat badan naik.

jadi, periksa dengan baik kebiasaan dan lingkungan anda ketika anda ingin mempertahankan berat badan ideal anda, kadang hal hal sepele diatas tidak anda sadari dalam keseharian anda.

4da26-poin-15

Mar
24

Minum Pelangsing Tetap Harus Olahraga

69fe44e747488beae177ddbeab98e17f.jpgBeberapa orang ada yang ingin mendapatkan tubuh langsing secara instan dengan mengonsumsi obat atau pil. Tapi sebaiknya pikirkan lagi cara ini, karena sebagian besar pil pelangsing tidak efektif digunakan.

Peneliti dari Oregon State University meneliti beberapa suplemen penurun berat badan dan ternyata tidak ada bukti efektif yang menunjukkan pil ajaib ini bisa menurunkan atau mempertahankan berat badan.

Melinda Manore, profesor ilmu gizi dan olahraga meneliti sekitar ratusan suplemen penurunan berat badan dan mengatakan tidak ada bukti penelitian yang menunjukkan hasil signifikan atau manfaat kesehatan. Hasil studi ini dilaporkan dalam International Journal of Sport Nutrition and Exercise Metabolism.

Beberapa produk termasuk teh hijau, suplemen serat dan minuman susu yang rendah lemak hanya memiliki manfaat menurunkan berat badan sebesar 2 kg, tapi yang penting diketahui adalah suplemen ini tidak memberikan dampak yang signifikan.

“Untuk sebagian besar orang, jika tidak mengubah pola makan dan melakukan olahraga sehari-hari maka suplemen ini tidak akan memiliki dampak yang besar,” ujar Manore, seperti dikutip dari Health24, Kamis (8/3/2012).

Manore melihat suplemen ini dalam 4 kategori yaitu:

  1. Produk seperti kitosan yang menghambat penyerapan lemak atau karbohidrat
  2. Stimulan seperti kafein atau ephedra yang meningkatkan metabolisme
  3. Produk seperti asam linoleat terkonjugasi yang mengklaim bisa mengubah komposisi tubuh dengan mengurangi lemak
  4. Penekan nafsu makan seperti serat larut.

“Banyak produk tidak memiliki uji klinis untuk menguji efektivitasnya dan sebagian besar studi tidak melibatkan olahraga. Saya tidak tahu bagaimana orang bisa menghilangkan olahraga, karena olahraga sangat penting tidak hanya untuk menurunkan berat badan dan menjaga massa otot tapi juga menjaga berat badan ideal,” ungkapnya.

Selain itu beberapa pil kadang memiliki efek samping yang tidak menyenangkan seperti kembung, perut penuh gas, memicu dehidrasi bahkan sampai yang serius seperti stroke dan gangguan jantung.

“Kunci penurunan berat badan adalah makan biji-bijian, buah, sayur, daging tanpa lemak, mengurangi asupan makanan tinggi lemak dan terus bergerak. Menambahkan serat, kalsium, protein dan minum teh hijau bisa membantu, tapi tidak ada yang berpengaruh banyak kecuali Anda berolahraga,” ujar Manore.

digubah seperlunya dari detik.com

Mar
11

Ginjal Butuh Air Putih, Hanya Air Putih

664xauto-manfaat-air-putih-1602027Agar berbagai organ vital tubuh bekerja dengan maksimal, tubuh memerlukan asupan hidrasi yang cukup. Untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh, Anda dianjurkan untuk minum cukup air putih. Namun, karena alasan bosan, tak sedikit yang memilih untuk menambahkan zat-zat lain termasuk pewarna, pemanis dan perasa tambahan pada air putih.

Untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh, Anda dianjurkan untuk minum cukup air putih dalam sehari. Namun, karena alasan bosan, tak sedikit yang memilih untuk menambahkan zat-zat lain termasuk pewarna, pemanis dan perasa tambahan pada air putih.

Padahal dengan begitu, manfaat sehat memenuhi kebutuhan cairan tubuh hampir tidak akan didapat. Bisa jadi justru tubuh berisiko mengidap penyakit lain seperti diabetes akibat dari konsumsi minuman tersebut.

Seperti disampaikan oleh ahli ginjal anak FKUI-RSCM, DR dr Sudung O. Pardede, SpA(K), bahwa air putih itu pada dasarnya untuk diminum langsung. Bukan untuk ditambah-tambah dengan zat lain.

“Yang kita butuhkan kan airnya, bukan zat penambahnya. Awalnya mau minum, kan jadi ikut masuk ke tubuh juga zat-zat penambahnya. Misalnya kalori dan gula,” ujar dr Sudung dalam konferensi pers Hari Ginjal Sedunia 2016 di Hotel JW Marriott, Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (10/3/2016).

Tanpa disadari, kebiasaan mengonsumsi minuman dengan zat pewarna dan perasa ini perlahan-lahan bisa membuat berat badan meningkat. Dalam jangka panjang, risiko penyakit seperti sakit jantung dan ginjal pun kemudian bisa menyerang. “Iya nanti jadi gemuk kan karena minum minuman bergula terus,” imbuhnya.

Dikutip dari  New York Times, peneliti sekaligus pakar diet bersertifikasi di CSIRO Animal, Food and Health Sciences, Pennie Taylor, menyarankan Anda untuk minum empat sampai enam gelas standar air per hari.

Namun, jumlah air bisa ditambah jika sedang berada di tempat dengan suhu panas dan Anda sangat aktif melakukan kegiatan. Sebaliknya, ketika suhu dingin, konsumsi air bisa dikurangi. banyak minum memang dianjurkan. Tapi ingat, sekitar 8 gelas sudah cukup karena jika berlebihan justru akan membebani ginjal.

dikutip dari detik Health

Feb
26

Penyakit Musim Hujan

hujan 2Curah hujan yang meningkat akibat anomali cuaca, menyebabkan banyak lokasi rawan banjir. Sampah yang menumpuk, serta suhu udara yang cepat berubah memudahkan ketahanan tubuh menurun drastis. Berbagai penyakit pun siap mengintai. Langkah paling mendasar adalah menjaga kebersihan, seperti himbauan Kemenkes Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama SpP(K), MARS, DTM&H, DTCE, “Cuci tangan pakai sabun setiap akan makan/minum serta sehabis buang hajat; merebus air minum hingga mendidih setiap hari; menjaga kebersihan lingkungan; dan  menghindari tumpukan  sampah di sekitar tempat tinggal.” Karena setidaknya ada  tujuh penyakit yang harus diwaspadai dalam kondisi musim hujan dan banjir sekarang ini, yaitu:

1. Diare

Penyakit diare sangat erat kaitanya dengan kebersihan individu (personal hygiene). Pada musim hujan dengan curah hujan yang tinggi maka potensi banjir meningkat. Pada saat banjir, sumber-sumber air minum masyarakat, khususnya sumber air minum dari sumur dangkal akan banyak ikut tercemar. Di samping itu pada saat banjir biasanya akan terjadi pengungsian di mana fasilitas dan sarana serba terbatas termasuk ketersediaan air bersih. Itu semua menjadi potensial menimbulkan penyakit diare disertai penularan yang cepat.

2. Leptospirosis

Penyakit leptospirosis disebabkan oleh bakteri yang disebut leptospira. Penyakit ini termasuk salah satu penyakit zoonosis, karena ditularkan melalui hewan/binatang. Di Indonesia hewan penular terutama adalah tikus melalui kotoran dan air kencingnya. Pada musim hujan terutama saat terjadi banjir, maka tikus-tikus yang tinggal di liang-liang tanah akan ikut keluar menyelamatkan diri. Tikus tersebut akan berkeliaran di sekitar manusia di mana kotoran dan air kencingnya akan bercampur dengan air banjir tersebut. Seseorang yang ada luka, kemudian bermain/terendam air banjir yang sudah tercampur dengan kotoran/kencing tikus yang mengandung bakteri lepstopira, maka orang tersebut potensi dapat terinfeksi dan akan jatuh menjadi sakit. “Untuk menghindari timbulnya penyakit leptospirosis masyarakat agar melakukan langkah-langkah antisipasi yaitu menekan dan hindari adanya tikus yang berkeliaran di sekitar kita, dengan selalu menjaga kebersihan; hindari bermain air saat terjadi banjir, terutama bila ada luka; gunakan pelindung misalnya sepatu boot, bila terpaksa harus ke daerah banjir; dan segera berobat ke sarana kesehatan bila sakit berkepanjangan,” kata Prof. Tjandra.

3. ISPA

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dapat berupa bakteri, virus dan berbagai mikroba lainnya. Gejala utama dapat berupa batuk dan demam, kalau berat dapat/ mungkin disertai sesak napas, nyeri dada dan lain-lain. Untuk menangani penyakit ini, masyarakat diimbau untuk istirahat, pengobatan simtomatis sesuai gejala, mungkin diperlukan pengobatan kausal untuk mengatasi penyebab, meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah penularan pada orang sekitar, antara lain dengan menutup mulut ketika batuk, tidak meludah sembarangan.“Faktor berkumpulnya banyak orang, misalnya di tempat pengungsian korban banjir, juga berperan dalam penularan ISPA,” kata Prof. Tjandra.

4. Penyakit kulit

Penyakit kulit, dapat berupa infeksi, alergi atau bentuk lain pada musim banjir maka masalah utamanya adalah kebersihan yang tidak terjaga baik. Seperti juga pada ISPA, maka faktor berkumpulnya banyak orang, misalnya di tempat pengungsian korban banjir, juga berperan dalam penularan infeksi kulit.

5. Penyakit saluran cerna

Penyakit saluran cerna lain, misalnya demam tifoid. Dalam hal ini juga faktor kebersihan makanan memegang peranan penting.

6. Penyakit kronik

Selain itu juga perlu diperhatikan perburukan penyakit kronik yang mungkin memang sudah diderita. Hal ini terjadi karena penurunan daya tahan tubuh akibat musim hujan berkepanjangan, dan apalagi bila banjir berhari-hari.

7. Demam berdarah

Pada saat musim hujan, biasanya akan terjadi peningkatan tempat perindukan nyamuk aedes aegypti yaitu nyamuk penular penyakit demam berdarah. Hal ini dikarenakan pada saat musim hujan banyak sampah misalnya kaleng bekas, ban bekas serta tempat-tempat tertentu terisi air dan terjadi genangan untuk beberapa waktu. Genangan air  itulah akhirnya menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk tersebut. Dengan meningkatnya populasi nyamuk sebagai penular penyakit, maka risiko terjadinya penularan juga semakin meningkat.“Masyarakat diharapkan ikut berpartisipasi secara aktif melalui gerakan 3 M yaitu mengubur kaleng-kaleng bekas, menguras tempat penampungan air secara teratur dan menutup tempat penyimpanan air dengan rapat. Selain itu agar masyarakat segera membawa keluarganya ke sarana kesehatan bila ada yang sakit dengan gejala  panas tinggi yang tidak jelas sebabnya yang disertai adanya tanda-tanda perdarahan,” tambah Prof. Tjandra.

 

sumber http://www.apakabardunia.com

RS MOJOSONGO MURAH CEPAT AMAN

Feb
16

Demam Turun Bukan Berarti Gejala DBD Membaik

Masa inkubasi virus demam berdarah dengue (DBD) ketika menginfeksi orang berkisar antara 4 sampai 10 hari dengan gejala yang berlangsung bisa sampai 7 hari. Bila di tengah-tengah hari tersebut gejala sepertinya membaik seseorang perlu waspada agar jangan tertipu karena bukan berarti penyakit akan sembuh. Ketua Divisi Infeksi Departemen Kesehatan FKUI dr Mulya Rahma Karyanti, SpA(K), mengatakan biasanya orang tua suka kecolongan dalam hal ini. Pada hari ketiga gejala demam tinggi DBD bisa turun namun penyakit sebetulnya masih mengancam tubuh. “Demamnya sih turun tapi kebocoran pembuluh darahnya itu yang bikin penyakit ini jadi berat terus ada. Ini virus yang bisa bikin kematian mendadak,” kata dr Karyanti ketika ditemui detikHealth dalam rangka ASEAN Dengue Days di Balai Kota DKI Jakarta, pada Senin (15/6/2015). Orang tua terutama bisa lengah karena anak sudah tak lagi sakit dan bisa beraktivitas sehingga tak jarang mungkin keesokan harinya sudah masuk sekolah kembali.

Sementara itu kebocoran pembuluh darah dikatakan dr Karyanti membuat cairan dalam tubuh semakin sedikit. Bila dibiarkan akhirnya pembuluh darah akan kolaps karena kekurangan cairan untuk mengalirkan darah. “Sering orang tua gitu ditanya gimana anaknya dijawab ‘oh udah turun, udah bisa tidur’. Setelah dicek ternyata dia tidur karena lemas dehidrasi. Nadinya sudah enggak keraba dan tensinya enggak keukur karena aliran darahnya sudah berkurang, keluar dari pembuluh darah,” papar dr Karyanti. Baik anak-anak maupun orang dewasa salah satu perawatan yang baik untuk penyakit DBD adalah menjaga agar cairan tubuh tetap stabil. Selama seminggu sejak gejala demam muncul perhatikan frekuensi kencing dengan patokan jangan sampai lebih dari 12 jam sekali. “Anak bisa dibuatkan jus yang dia suka atau kalau mau yang bagus minum cairan elektrolit supaya tetap terhidrasi. Biasanya kalau cairan tubuh normal itu 3 sampai 4 jam kita bisa berkemih,” pungkas dr Karyanti.

 

disadur dari Detik Health

RS MOJOSONGO Murah Cepat Aman

Older posts «

» Newer posts